Skill Level
Beginner
Categories
Web Development
Reading Time
2 minutes, 47 seconds
Technology
No technology
Framework
No framework
Library
No library
Web Development - Antara Front-end, Back-end atau Full-stack?

Pada dasarnya Web Developer terbagi menjadi 3 bagian yaitu Front-end Developer, Back-end Developer dan Full-stack Developer. Tentu setiap bagian memiliki perkerjaannya masing-masing. Nah, mulai sekarang jangan pernah berpikir bahwa seorang web developer wajib menguasai semua bahasa pemograman, karena setiap web developer memiliki bahasa pemogrammannya masing-masing dan setiap bagian web developer memiliki tugasnya masing-masing.

Front-end Developer

Pada dasarnya bahasa yang harus dikuasai oleh seorang front-end adalah bahasa HTML, CSS dan JavaScript. Jika kita pernah mendengar istilah jQuery, Bootstrap, dan lain sebagainya maka itu adalah sebuah library dan opsional untuk dikuasai, karena inti dari library tersebut adalah memiliki bahasa yang sama yaitu CSS ataupun JavaScript hanya saja library tersebut dapat membantu kita dalam mempercepat pembangunan sebuah website, maka jangan heran kebanyakan perusahaan menyukai seorang front-end developer yang menguasai library-library tersebut.

Tugas dari seorang front-end adalah membuat desain tampilan website dengan sebuah software design seperti Photoshop, SketchApp, Illustrator dan lain sebagainya dan mengkonversinya menjadi kode-kode yang dapat dijalankan pada browser. Apa yang kita lihat pada tampilan website, umumnya itu semua pekerjaan dari seorang front-end developer.

Back-end Developer

Pada dasarnya bahasa yang harus dikuasai oleh seorang back-end adalah bahasa pemograman yang bersifat server-side seperti PHP, Python, Ruby atau yang lain. Jika kita pernah mendengar istilah framework Laravel, CodeIgniter, Django, CakePHP dan lain-lain maka itu opsi untuk dikuasai, karena inti dari framework tersebut masih berbasis bahasa yang sama yaitu PHP, Python ataupun yang lainnya. Bukan hanya itu, seorang Back-end juga harus menguasai queryquery SQL agar database dapat memproses data dengan cepat.

Kebalikan dari seorang front-end, tugas dari seorang back-end adalah menjalankan fungsifungsi pada setiap komponen yang terdapat dalam tampilan website yang sudah dibuat oleh seorang front-end developer. Sebagai contoh, jika ada komponen form "Kirim Pesan" maka tugas seorang back-end adalah membuat fungsi untuk form tersebut seperti menyimpan data yang telah dimasukkan oleh pengguna pada form "Kirim Pesan" tersebut kedalam sebuah database.

Full-stack Developer

Mudahnya, seorang full-stack developer ini adalah gabungan antara front-end developer dan back-end developer yang artinya mengerjakan pekerjaan yang seharusnya dilakukan 2 orang atau lebih maka dikerjakan sendiri secara bersamaan.

Topik:

Muhamad Nauval Azhar
5 months ago  •  Posted by
Muhamad Nauval Azhar
Junior Programmer

Pecinta Alam (Mbah dukun)

Dapatkan notifikasi untuk setiap artikel baru dan jadilah yang pertama tahu!