Membuat Konten

Seringkali mempelajari bahasa pemrograman itu lebih mudah ketimbang mempelajari best practice-nya.


Sebelum membaca halaman ini, pastikan kamu sudah membaca halaman tentang konten yang lebih lengkap di sini. Di halaman tersebut sudah dijelaskan dengan lengkap tentan konten, di halaman ini kami akan memberikan tips-tips untuk membuat konten.

Memberikan Judul

Kami membebaskan kamu untuk memberikan judul dengan format apapun. Namun, kami memiliki beberapa rekomendasi format penulisan judul yang ramah pembaca, contoh:

  • WordPress – CMS PHP Yang Tetap Eksis Hingga Sekarang
  • Beberapa Framework CSS Yang Cocok Untuk Pemula
  • Lo Tau Inheritance di CSS? Sini Gw Kasih Tau!

Diusahakan tidak menggunakan judul yang mainstream, seperti:

  • 5 Framework PHP Terbaik, Nomor 1 Adalah ...

Sebagai gantinya kamu bisa pakai format, seperti:

  • 5 Framework PHP Terbaik, Nomor 2 Bikin Bapak Kau Umroh

Selain itu, kami tidak melarang kamu membuat format judul seperti apapun, asalkan dengan aturan berikut:

  • Masih dimengerti oleh mayoritas orang Indonesia
  • Berlandaskan PUEBI
  • Menggunakan tanda baca yang sesuai
  • Tidak mengandung unsur SARA, membawa-bawa Agama, atau hal lainnya yang tidak relevan dengan ilmu komputer atau pemrograman

Memberikan Slug

Slug, pada dasarnya, sama seperti judul. Hanya saja, di slug tidak terdapat karakter spasi, melainkan tanda hubung (-) sebagai gantinya. Tidak ada ketentuan yang rumit untuk membuat slug selain kamu harus membuat slug minimal 5 karakter dan tidak boleh sama dengan slug di konten lain yang ada di Kodinger.

Sangat disarankan membuat slug yang lebih pendek dari judul, misal kamu memiliki judul konten: "Lo Tau Inheritance di CSS? Sini Gw Kasih Tau!". Maka slug yang cocok untuk judul tersebut adalah: "css-inheritance".

Sangat tidak disarankan mengubah slug pada konten yang sudah lama diterbitkan, karena orang lain sudah terbiasa membuka konten kamu dengan URL yang lama; bila kamu mengubah slug, secara otomatis URL keseluruhan yang menuju konten kamu akan berubah juga.

Memberikan Tag (Topik)

Topik atau yang lebih umumnya disebut dengan tag merupakan sebuah pelabelan pada konten yang kamu buat. Topik pada sebuah konten di Kodinger mirip dengan kategori di platform lain, kami menggunakan topik sebagai teknik pengorganisasian konten dan juga pelabelan konten sekaligus. Tujuannya agar pengguna dapat mencari konten dengan label, kategori atau topik tertentu.

Maka dari itu, berikan topik yang relevan dengan tema konten kamu agar pengguna lain dapat menemukan konten keren milik kamu.

Memberikan Keyword Desain

Keyword desain bukan merupakan sebuah keyword untuk SEO (Search Engine Optimaztion), melainkan keyword yang akan kami gunakan sebagai keyword untuk mencari inspirasi desain di situs-situs desain populer, seperti Dribbble, Behance dan Uplabs.

Jadi, misal di konten kamu membahas tentang library untuk membuat alert modal, maka kamu dapat memberikan "alert" sebagai keyword design. Maka sistem akan otomatis menggenerasi URL –salah satunya– seperti ini: https://dribbble.com/search/alert.

Memberikan Keterangan Media

Media di Kodinger berarti gambar atau video, hanya 2 itu saja; sedangkan keterangan bisa juga disebut dengan caption.

Kamu dapat mengunggah lebih dari 1 media dalam satu konten yang sama, kamu juga dapat memberikan keterangan untuk masing-masing media. Namun, kamu tidak wajib memberikan keterangan untuk semua media, kamu hanya wajib memberikan keterangan pada media pertama saja (first slide), selain itu optional.

Kami tidak memaksakan desain konten kamu sebagus apa; hasil screenshot dari landing page sebuah framework yang akan kamu bahas itu tidak masalah, asalkan diberikan keterangan.

Tidak semua media kamu perlu berikan keterangan, bila sudah terdapat keterangan di dalam sebuah video atau gambar, kamu sudah tidak perlu memberikan keterangan lagi (walaupun kamu diperbolehkan). Contohnya seperti desain konten berikut:

Desain konten di bawah ini memiliki keterangan, namun tidak sebanyak pada contoh desain sebelumnya. Bila desain konten kamu seperti di bawah ini, kamu masih boleh memberikan keterangan tambahan bila dirasa keterangan di media masih belum cukup.

Bila desain konten kamu tidak memiliki keterangan sama-sekali di dalamnya, atau bahkan hanya sekadar screenshot, kamu sangat wajib memberikan keterangan di dalamnya. Karena pembaca tidak akan pernah tau konteks yang sedang dibicarakan dan apa yang hendak kamu sampaikan.

Mengisi keterangan pada gambar mungkin akan sedikit membingungkan atau canggung bila kamu pertama kali menulis artikel atau jarang membuat konten – karena terbatas kosa kata atau permasalahan membuat narasi. Hal semacam itu sangat wajar, bahkan orang yang sering membuat konten juga akan merasakan hal yang sama walaupun tidak sering.

Seperti hal lainnya, kami selalu membebaskan kepada kamu tentang format penulisan (dalam hal ini caption atau keterangan). Di Kodinger tidak diwajibkan bagi kamu untuk membahas sesuatu secara mendalam, kamu disarankan untuk membahas pandangan umum atau konsepnya saja terhadap sesuatu yang dibahas di dalam konten.

Misal, anggaplah kamu sedang membahas Node JS, ketimbang membahas bagaimana cara membuat aplikasi dengan Node JS, lebih baik kamu membahas apa itu Node JS dan permasalahan apa yang diatasi dengan adanya Node JS. Walaupun nantinya orang (mungkin) akan bertanya, "Contoh aplikasi yang dibuat dengan Node JS apa?". Maka dari itu kami memberikan fitur "Tautan" atau "Link" yang dapat kamu gunakan untuk menyisipkan tautan referensi.

Usaha kamu adalah menyederhanakan penjelasan tentang sesuatu sehingga lebih mudah dipahami oleh orang yang sama-sekali tidak tahu tentang hal itu. Tentu, kamu tidak perlu memaksakan semuanya dimuat dalam satu slide, kamu boleh menjelaskannya menjadi bersambung dalam beberapa slide atau media.

Terakhir, setiap keterangan yang terdapat di setiap media kamu dapat menulisnya dengan format Markdown yang telah disesuaikan. Pelajari selengkapnya tentang Markdown di Kodinger dan juga kamu bisa mempelajari cara membuat desain konten dengan Figma.

Tautan

Ketika membuat konten, kamu sangat direkomendasikan untuk menyertakan tautan referensi, satu atau lebih dari satu tautan – tergantung dengan konten yang sedang dibahas. Setidaknya terdapat 4 jenis tautan yang dapat kamu isi, diantaranya:

Referensi

Tautan referensi bisa berupa tautan yang mengarah ke artikel, ebook, PDF atau yang lainnya. Tautan ini harus bisa digunakan oleh pembaca untuk mempelajari hal yang dibahas di konten lebih dalam lagi. Bila membahas library, framework atau bahasa pemrograman, kamu juga dapat memberikan tautan yang menuju ke halaman landing page atau ke publik repositori Git.

Tutorial

Tautan tutorial mirip dengan referensi, hanya saja bedanya tautan ini membahas hal yang lebih teknis, seperti: cara meng-install sesuatu, cara membuat sesuatu dan sebagainya. Tautan ini boleh menuju ke halaman blog pribadi, orang lain, atau platform sejenisnya.

Komunitas

Tautan ini dapat digunakan pembaca untuk berkomunikasi hal seputar yang dibahas di konten, atau untuk troubleshooting. Tautan jenis ini biasanya diisi dengan tautan yang menuju ke halaman pencarian StackOverflow, Discord, Slack, GitHub issue, atau sejenisnya.

Demo

Bila kamu membahas seputar library, biasanya terdapat live demo yang dapat digunakan oleh pembaca untuk melihat hasil yang dapat dilakukan oleh library tersebut. Biasanya diisi dengan tautan yang menuju ke halaman CodePen, JSFiddle atau sejenisnya.

Aturan

Aturan berdiskusi sama dengan yang ada di halaman aturan tersendiri.