Skill Level
Beginner
Categories
News
Reading Time
5 minutes, 51 seconds
Technology
Markdown
Framework
No framework
Library
No library
Kenalan Sama Markdown, Yuk! Siapa Tahu Jodoh!

Malam, Bro!

Pada malam ini, sebelum tidur, mari kita bahas yang ringan-ringan. Supaya tidur kamu nyenyak nantinya dan tambah ilmu juga kan. Sekarang kita bukan ingin membahas soal tidur atau soal kesehatan, tapi kita akan membahas tentang Markdown.

Pasti diantara kamu ada yang merasa Apa sih Markdown? Kok ada di mana mana? ya walaupun kamu tidak merasa seperti itu, tetap saya akan membahasnya.

Sebagai programmer, kita tidak asing lagi dengan GitHub, sebuah "rumah" bagi para programmer di dunia. Kenapa tidak? Kita dapat melihat banyak sekali kode-kode sumber ataupun repository yang di-hosting di GitHub. Mulai dari project kecil, hingga project besar seperti PHP ada di GitHub. Sekali lagi yang akan kita bahas adalah Markdown, bukan GitHub-nya, ya!

Banyak omong ya, mau bahas Markdown aja!

Setiap repository yang ada pada GitHub, terdapat file bernama readme.md yang berfungsi untuk memberi penjelasan tentang repository tersebut, mulai dari kegunaan, fitur hingga cara penggunaan kode sumber yang terkait.

File readme.md pada GitHub, ditulis dengan bahasa Markdown. Dari ekstensi file tersebut kita dapat melihat, yaitu .md yang berarti Markdown dan juga dari syntax yang terdapat di dalam file tersebut.

Kenapa gak ditulis pake HTML aja, ya? Kan lebih gampang!

Asumsi saya soal pertanyaan di atas adalah di GitHub bukan hanya web developer yang ada di sana, berbagai macam programmer ada di sana. Mulai desktop, mobile, game atau yang lainnya. Jadi, bila menggunakan HTML, tentu tidak semua orang paham dengan bahasa tersebut, hanya bagi web developer saja yang paham. Maka dari itu kenapa menggunakan Markdown sebagai syntax untuk formatting-nya. Bahkan GitHub menamai Markdown buatannya sendiri yaitu GitHub Flavored Markdown. Meski begitu, kita tidak pernah tahu alasan sebenarnya GitHub menggunakan Markdown sebagai formatting-nya.

Mungkin ini akan membantu: https://help.github.com/articles/about-writing-and-formatting-on-github/

Emang kayak gimana sih syntax Markdown?

Mari lihat contoh kode Markdown berikut,

# Heading 1
Hello ini paragraph.

[Ini link](http://kodinger.com)

Kode di atas adalah contoh sedikit dari penulisan Markdown. Pada kode di atas akan terlihat, heading, parapraph dan hyperlink. Bila dituliskan pada HTML akan seperti berikut,

<h1>Heading 1</h1>
<p>Hello ini paragraph</p>
<a href="https://kodinger.com">Ini link</a>

Untuk seseorang yang non-technical akan kesulitan menuliskannya bila menggunakan HTML. Di sinilah peran Markdown, memang tidak semua orang paham dengan bahasa Markdown, tapi Markdown mudah untuk dipelajari oleh semua orang.

Kalau gitu, saya bisa bikin halaman web pake Markdown?

Ya, bisa saja! Tentu, halaman web yang dihasilkan tidak seperti kita saat membuatnya dengan HTML, CSS dan JavaScript. Karena, Markdown dibuat untuk memudahkan orang yang non-programming untuk menulis format teks yang dapat dengan mudah dibaca dan teks tersebut di-convert menjadi HTML, PDF atau lainnya. Bukan untuk membuat layout seperti yang dilakukan oleh HTML dan CSS.

Selain ketiga tadi, apa lagi yang dapat Markdown lakukan?

Selain membuat heading, paragraph dan hyperlink, Markdown juga dapat membuat format teks lainnya, seperti list, bisa juga menambahkan gambar atau membuat tabel.

Kode di atas untuk menambahkan gambar dengan Markdown.

![Ini gambar koala](https://kodinger.com/media/muhamad-nauval-azhar-1/muhamad-nauval-azhar-avatar.jpg)

Kemudian kita dapat membuat table dengan Markdown, seperti berikut,

| ID | Nama Produk | Harga     |
|----|-------------|-----------|
| 1  | Mie Instan  | Rp. 2.000 |
| 2  | Telur       | Rp. 1.500 |
| 3  | Kopi        | Rp. 2.500 |

Wah, keren juga ya! Siapa sih yang buat?

Markdown dibuat oleh John Gruber, dengan tujuan seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, yaitu untuk memudahkan menulis format teks untuk orang non-programming. Bila menggunakan HTML, kamu perlu menulis pembuka dan penutup tag. Di Markdown, tidak ada hal seperti itu. Tentu, akan lebih mudah, kan?

Banyak hal lain yang dapat kita lakukan dengan Markdown, tentu dengan Markdown semuanya menjadi lebih mudah.

Untuk menulis Markdown, kamu dapat menggunakan tools berikut.

  • https://dillinger.io - Dengan tool ini kamu dapat menulis Markdown dan diekspor menjadi HTML, Styled HTML, Markdown dan PDF.
  • http://writemonkey.com - Software gratis untuk menulis Markdown bagi pengguna Windows, selain gratis, software ini memiliki ukuran yang ringan.

Hal yang dapat kamu lakukan dengan Markdown adalah menulis artikel, membuat catatan, membuat todo-list, menulis email dan yang lainnya. Markdown akan memudahkan kamu untuk membuat format tulisan untuk hal-hal tersebut. Sehingga, tulisan yang kamu buat akan lebih mudah dibaca.

Final Words

FYI, Kodinger juga pakai Markdown sebagai editor untuk membuat artikelnya. Karena dengan Markdown akan lebih mudah dalam menulis artikel. Semoga bermanfaat dan semoga tidurmu nyenyak!

Referensi:

Topik:

Baca juga post berikut

Memulai Dengan Ionic Framework Untuk Mem...

Jagalah Keharmonisan Team Kamu

Muhamad Nauval Azhar
3 months ago  •  Posted by
Muhamad Nauval Azhar
Junior Programmer

Pecinta Alam (Mbah dukun)

Dapatkan notifikasi untuk setiap artikel baru dan jadilah yang pertama tahu!